DEPO Air Minum di Gresik Tercemar Bakteri

Minggu, 11 Oktober 2009

Sumber : Republika Online

GRESIK–Sebagian besar Depo Air Minum (DAM) isi ulang di Kabupaten Gresik tidak layak konsumsi. Berdasarkan hasil uji petik dari 62 DAM isi ulang yang diinspeksi Dinkes (Dinas Kesehatan) Pemkab Gresik, 32 DAM tidak memenuhi syarat kelayakan kualitas air minum karena tercemar bakteri MPN Coliform. Kasi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Gresik, Rumiati mengatakan, DAM bisa diakatakn layak konsumsi jika bakteri MPN Coliform-nya nol. Jika tidak maka akan mengancam kesehatan. “Dikatakan layak minum bila di setiap air minum, kandungan bakteri MPN Coliform-nya nol,” kata Rumiati, Jumat (9/10). Mestinya tegas Rumiati, air minum harus bebas dari semua jenis bakteri coliform dan bakteri lain yang bersifat patogen yang dapat menyebabkan diare, diare berdarah, kram perut, dan rasa mual. Selain itu air minum harus bebas dari kandungan zat kimia berbahaya, seperti logam berat (air raksa atau merkuri (Hg), timbal (Pb) dan Au) aluminium, besi, serta klorida. “Masyarakat harus berhati-hati mengkonsumsi air isi ulang. Karena jika tidak sesuai standart yang ditetapkan akan sangat fatal bagi kesehatan,” tandasnya. Dijelaskan, Rumiati, secara kasat mata bakteri dan zat kimia berbahaya di dalam DAM isi ulang tidak bisa dilihat. Meskipun air minum yang dijual di DAM isi ulang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa, belum jaminan air tersebut aman untuk dikonsumsi. “Lebih-lebih, lampu ultraviolet yang merupakan pencegah munculnya bakteri seringkali dimatikan pemilik DAM isi ulang,” katanya. Diakui Rumiati, selama ini belum seluruhnya uji petik dilakukan oleh dinkes di semua DAM Di Gresik yang berjumlah 300 unit lantaran keterbatasan anggaran. “Tahun ini dinkes hanya mendapat anggaran sekitar Rp5,8 juta,” katanya. Untuk itu dinkes telah mewajibkan ratusan pemilik DAM isi ulang tersebut supaya memeriksakan air minumnya setiap enam bulan sekali di dinkes. Sayangnya, kata Rumiyati hanya separuh pemilik DAM isi ulang yang memilki kesadaran untuk pro aktif memeriksakan air minum yang dijualnya. Kendati tidak menutupkemungkinan masih banyak ditemui DAM isi ulang yang tidak layak minum di Gresik, namun dinkes tidak bisa berbuat banyak memberikan sanksi. Pasalnya hingga kini tidak ada peraturan daerah (perda) yang menjadi payung hukum untuk menertibkan mereka. “Kita tidak bisa menindak pengusaha yang tidak sesuai standar, karena tidak ada perdanya. Makanya kami sementara berharap agar masyarakat berhati-hati mengkonsumsi air isi ulang. Agar terhindar dari berbagai penyakit yang ditimbulkan,” pungkasnya. uki/pur

0 Responses to “DEPO Air Minum di Gresik Tercemar Bakteri”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




air bersih hidup sehat


%d bloggers like this: